Dr. Ifah Rofiqoh, M.Si, Dosen UTY dan Pengurus PINBAS DIY.

Bismillah. Alhamdulillah. Dalam setiap usaha, Islam mengajarkan satu kata kunci: Bismillāh.
Bukan sekadar ucapan pembuka, tetapi niat, sikap, dan arah perjuangan usaha.

UMKM yang kegiatannya diawali dengan Bismillāh bukan berarti tanpa masalah,
tetapi jelas apa yang dihadapi dan tenang dalam menyelesaikan satu demi satu masalah yang ada.


1️⃣ Bismillāh: Menata Niat Usaha

Apa yang dihadapi:

  • Niat usaha sering tercampur antara ibadah (benefit) dan sekadar keuntungan (profit).
  • Mudah lelah, mudah putus asa saat hasil belum terlihat.
  • Usaha berjalan, tetapi hati gelisah.

Apa yang diselesaikan dengan Bismillāh:

  • Niat diluruskan: usaha sebagai ibadah dan jalan berbuat baik dan beri maslahat sesama.
  • Rezeki dipahami sebagai amanah, bukan semata target angka dunia.
  • Hati lebih sabar, ikhlas, dan istiqamah.

“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan Bismillāh, maka terputus keberkahannya.” (HR. Abu Dawud)


2️⃣ Bismillāh: Menghadapi Masalah Usaha

Apa yang dihadapi UMKM:

  • Modal terbatas dan bahan baku halal.
  • Pasar sepi atau tidak stabil
  • Persaingan ketat
  • Kelelahan fisik dan mental

Apa yang diselesaikan dengan Bismillāh:

  • Masalah dihadapi dengan akal sehat (sabar) dan hati tenang (syukur).
  • Tidak mengambil jalan pintas yang melanggar syariah (curang, menipu, korupsi).
  • Lebih berani mencari solusi: belajar APIK (adapatif, proaktif, inovatif, kolaboratif).

Makna Bismillāh:
Aku berusaha, Allah yang menolong.


3️⃣ Bismillāh: Menyelesaikan Konflik dan Keputusan Sulit

Apa yang dihadapi:

  • Konflik dengan mitra, rekan, sahabat, karyawan, atau keluarga.
  • Dilema antara untung besar tapi tidak halal, atau kecil tapi bersih (profit dan benefit).
  • Keputusan berat saat usaha turun (ingat profit dan benefit).

Apa yang diselesaikan dengan Bismillāh:

  • Keputusan diambil dengan kejujuran dan ketenangan.
  • Lebih mengutamakan keberkahan daripada kecepatan untung.
  • Konflik diselesaikan dengan musyawarah, bukan emosi.

4️⃣ Bismillāh: Menutup Hari Usaha dengan Syukur

Apa yang dihadapi:

  • Lelah tanpa sempat bersyukur.
  • Merasa kurang meski sudah berusaha keras.

Apa yang diselesaikan dengan Bismillāh dan Alhamdulillāh:

  • Hasil sedikit tetap disyukuri.
  • Kegagalan dipahami sebagai pelajaran atau hasil yang tertunda.
  • Hati lapang, esok siap melangkah lagi, semangat, ceria.

Penutup Ngaji UMKM (2)

Bismillāh tidak menghilangkan masalah,
tetapi menguatkan kita dalam menghadapinya.

Bismillāh tidak selalu menyelesaikan semuanya sekaligus,
tetapi menuntun kita menyelesaikan yang seharusnya dihadapi dan diselesaikan (fikih prioritas).

Bismillah, dengan pengawasanNya, dengan balasanNya, dengan perintah dan laranganNya, dengan perlindugan dan pertolonganNya. Apa yang sedang dihadapi, itu yang minta diselesaikan saat ini.

UMKM yang kuat bukan yang tanpa masalah,
tetapi yang memulai, menjalani, dan menyelesaikan tiap masalah usahanya dengan Bismillāh.

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY