Ini realita pahit tapi nyata di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).
IPK cumlaude itu nilai plus, tapi bukan tiket emas lagi.

Kenapa bisa begitu?

1️⃣ Dunia kerja berubah lebih cepat dari kampus
Kurikulum sering ketinggalan. Perusahaan cari:

  • yang adaptif,
  • bisa belajar cepat,
  • dan langsung jalan, bukan nunggu diajarin.

2️⃣ Skill > Gelar
HR sekarang lebih tanya:

  • “Kamu bisa apa?”
    bukan
  • “IPK berapa?”

Skill yang dicari:

  • komunikasi & kolaborasi
  • problem solving
  • digital skill
  • leadership dasar
  • attitude & etos kerja

3️⃣ Lapangan kerja formal makin sempit
Otomatisasi + AI + efisiensi =
👉 lowongan tetap berkurang
👉 kontrak & project-based makin banyak

4️⃣ Cumlaude tapi minim pengalaman
Banyak lulusan:

  • jago teori
  • tapi belum terbiasa target, deadline, tekanan pasar
    Ini bikin perusahaan mikir dua kali.

Jadi, solusi “naik kelas” di era VUCA itu apa?

🔹 1. Mindset job seeker → job creator / value creator
Bukan nanya:

“Kerja di mana ya?”
tapi:
“Masalah apa yang bisa saya bantu selesaikan?”

🔹 2. Bangun portfolio, bukan cuma ijazah

  • UMKM
  • organisasi
  • proyek sosial
  • freelance
  • konten digital
    Itu semua aset kerja nyata.

🔹 3. Kolaborasi + jejaring (network is net worth)
Banyak kerja datang bukan dari lowongan,
tapi dari rekomendasi & kepercayaan.

🔹 4. Integrasi iman–ilmu–ikhtiar
Ini penting banget, apalagi buat ekosistem dakwah & UMKM:

  • niat lurus
  • usaha serius
  • adaptif dengan zaman
  • tapi tetap beretika & halal

UMKM di era VUCA, inilah 5 skill kunci yang benar-benar dicari dunia kerja dan dunia usaha hari ini:


🔑 Skill & Keterampilan Kunci di Era VUCA

1️⃣ Komunikasi & Kolaborasi

Bukan cuma bisa ngomong, tapi:

  • menyampaikan ide dengan jelas
  • mendengar dan memahami orang lain
  • kerja tim lintas generasi & latar belakang
  • negosiasi dan membangun kepercayaan

📌 Di usaha/UMKM: bisa bicara dengan pelanggan, mitra, supplier, dan tim.


2️⃣ Problem Solving

Perusahaan dan usaha tidak butuh “pengeluh”, tapi pemecah masalah:

  • melihat masalah sebagai peluang
  • berpikir kritis dan solutif
  • cepat ambil keputusan di situasi tidak pasti

📌 Di UMKM: stok, modal, pemasaran, komplain pelanggan—semua butuh solusi cepat.


3️⃣ Digital Skill

Bukan harus jago IT, tapi:

  • melek teknologi
  • bisa pakai tools digital dasar
  • paham media sosial, marketplace, dan data sederhana

📌 Prinsipnya: yang tidak digital, akan ditinggal pasar.


4️⃣ Leadership Dasar

Leadership bukan soal jabatan, tapi:

  • tanggung jawab
  • inisiatif
  • bisa memimpin diri sendiri
  • memberi contoh, bukan menyuruh

📌 Di dunia usaha: pemilik usaha wajib jadi role model, bukan bos marah-marah.


5️⃣ Attitude & Etos Kerja

Ini yang sering jadi penentu utama:

  • jujur
  • disiplin
  • mau belajar
  • tahan banting
  • amanah

📌 Banyak perusahaan bilang:

“Skill bisa dilatih, attitude sulit diperbaiki.”


🎯 Kesimpulan Kunci

Di era VUCA:

Yang bertahan bukan yang paling pintar,
tapi yang paling adaptif dan berkarakter.

Cumlaude itu bonus.
Karakter, skill, dan kemauan belajar adalah kunci utama.

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY