PWMOI Kota Yogyakarta Silaturrahmi ke DPRD, Dorong Kampung Wisata Ramah Muslim dan UMKM Halal. Saat dialog dibicarakan seputar Pendampingan Kampung Wisata ramah muslim dan UMKM Halal di 169 Kampung se Kota Yogyakarta bertahap dan berkelanjutan

YOGYAKARTA, pinbasmui.com — Pengurus Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) DPD Kota Yogyakarta melakukan kunjungan silaturrahmi ke DPRD Kota Yogyakarta, Kamis (15/1/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat dari Fraksi Gerindra, di ruang kerjanya.

Silaturrahmi ini bertujuan untuk saling bertukar informasi dan menjajaki sinergi program pendampingan 169 kampung wisata se-Kota Yogyakarta yang akan dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan UMKM lokal dan pariwisata ramah muslim.

Perwakilan PWMOI DPD Kota Yogyakarta, Jumarodin, didampingi Rika Fatimah, dan Diyah menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kampung wisata ramah muslim dan UMKM berbasis halal.

“PWMOI siap menjadi mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam mengawal, mendampingi, serta mempublikasikan program pengembangan kampung wisata ramah muslim dan UMKM halal agar berjalan konsisten, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung rutin,” ujar Jumarodin.

Ia menambahkan, penguatan konsep kampung wisata ramah muslim menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya kesadaran wisata halal atau zona KHAS (Kuliner Halal Aman Sehat).

“Saatnya kita semua peduli menghadirkan kampung wisata yang ramah muslim, ramah bagi semua pengunjung, serta memastikan produk UMKM yang beredar memenuhi standar halal, aman, dan sehat di setiap Zona KHAS,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat, menyambut baik inisiatif dan peran aktif PWMOI dalam mendukung program pembangunan daerah di Kota Yogyakarta.

“Kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Kampung wisata dan UMKM adalah kekuatan ekonomi Kota Yogyakarta yang perlu didorong bersama, termasuk melalui pendekatan wisata ramah muslim dan penguatan produk halal,” ujar Sinarbiyat.

Menurutnya, DPRD Kota Yogyakarta terbuka terhadap masukan dan sinergi lintas sektor untuk memastikan program pendampingan kampung wisata dan UMKM berjalan efektif serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Ke depan, PWMOI dan DPRD Kota Yogyakarta sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dalam rangka memperkuat ekosistem kampung wisata ramah muslim, UMKM halal, dan Zona KHAS sebagai bagian dari pembangunan pariwisata Kota Yogyakarta yang inklusif dan berkelanjutan (**).

PERKUMPULAN WARTAWAN MEDIA ONLINE INDONESIA (PWMOI)
DEWAN PENGURUS DAERAH (DPD) KOTA YOGYAKARTA
Sekretariat: Rumah Sahabat UMKM Kota Yogyakarta
Email: pwmoidpdkotayogyakarta@gmail.com
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

RILIS RESMI

PWMOI DPD Kota Yogyakarta Silaturrahmi ke DPRD, Dorong Pendampingan Kampung Wisata Ramah Muslim dan UMKM Halal

YOGYAKARTA — Pengurus Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan silaturrahmi ke DPRD Kota Yogyakarta dan diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Bapak Sinarbiyat (Fraksi Gerindra), di ruang kerjanya, Kamis (15 Januari 2026).

PWMOI DPD Kota Yogyakarta dalam kunjungan tersebut diwakili oleh Jumarodin, Rika Fatimah, Diyah, dan Ifa. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, dan penuh semangat kolaborasi.

Perwakilan PWMOI DPD Kota Yogyakarta, Jumarodin, menyampaikan bahwa silaturrahmi ini bertujuan untuk saling bertukar informasi serta membangun sinergi program, khususnya terkait pendampingan kampung wisata dan UMKM di 169 kampung se-Kota Yogyakarta yang akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.

“PWMOI sebagai organisasi profesi wartawan media online memiliki komitmen untuk ikut mengawal, mendampingi, serta mempublikasikan program pengembangan kampung wisata dan UMKM agar berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Jumarodin.

Ia menegaskan bahwa penguatan kampung wisata ramah muslim menjadi kebutuhan strategis dalam pengembangan pariwisata Kota Yogyakarta.

“Saatnya kita semua peduli menghadirkan kampung wisata yang ramah muslim, ramah bagi seluruh pengunjung, serta memastikan produk UMKM yang dipasarkan memenuhi standar halal, aman, dan sehat di setiap Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat),” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat, menyambut baik kunjungan dan peran aktif PWMOI dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Kampung wisata dan UMKM merupakan kekuatan ekonomi Kota Yogyakarta yang harus terus didorong bersama, termasuk melalui pendekatan wisata ramah muslim dan penguatan produk halal,” ungkap Sinarbiyat.

Menurutnya, DPRD Kota Yogyakarta terbuka terhadap masukan dan kerja sama lintas sektor agar program pendampingan kampung wisata dan UMKM dapat berjalan efektif serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

PWMOI DPD Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi, sinergi, dan kolaborasi dengan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat ekosistem kampung wisata, UMKM halal, dan Zona KHAS sebagai bagian dari pembangunan pariwisata Kota Yogyakarta yang inklusif dan berkelanjutan (**).


Narahubung Media:
PWMOI DPD Kota Yogyakarta
Email: pwmoidpdkotayogyakarta@gmail.com
(Telp/WA 0821.3524.2080)

Staf Waka I DPRD Kota Yogya Gerak Cepat Agendakan Diskusi UMKM Kampung Wisata Ramah Muslim

YOGYAKARTA, pinbasmui.com — Pasca kunjungan silaturrahmi Pengurus Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) DPD Kota Yogyakarta ke DPRD Kota Yogyakarta, staf Sekretariat Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Kak Afa, bergerak cepat dengan langsung mengagendakan pertemuan bersama kelompok usaha UMKM Kota Yogyakarta.

Pertemuan ini direncanakan akan membahas penggalian potensi 169 kampung se-Kota Yogyakarta menuju pengembangan kampung wisata yang ramah muslim dan ramah bagi seluruh pengunjung, sekaligus penguatan peran UMKM dalam menghadirkan produk halal yang menarik di setiap Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat).

Kak Afa menyampaikan bahwa forum diskusi ini merupakan tindak lanjut konkret dari dialog yang telah terbangun sebelumnya.

“Silaturrahmi kemarin menjadi pintu awal yang baik. Kami ingin langsung menindaklanjutinya dengan forum diskusi agar potensi kampung dan UMKM di Kota Yogyakarta bisa segera dipetakan dan disinergikan,” ujar Kak Afa.

Diskusi ini rencananya akan menghadirkan Jumarodin, Ketua PWMOI DPD Kota Yogyakarta, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor (ABCGFM: Akademisi. Businessmen. Community. Government. Financial Institution. Media) dalam pendampingan kampung wisata dan UMKM halal.

“Pengembangan kampung wisata ramah muslim dan Zona KHAS tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pihak ABCGFM, seperti: DPRD, UMKM, dan media agar program ini berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga,” kata Jumarodin.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 25 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, bertempat di Rumah Sahabat UMKM Kota Yogyakarta.

Melalui diskusi ini diharapkan terbangun langkah-langkah konkret dalam mewujudkan kampung wisata Kota Yogyakarta yang ramah muslim, inklusif, serta memiliki daya tarik kuat melalui produk halal UMKM di setiap Zona KHAS di 169 kampung se Kota Yogyakarta bertahap dan berkelanjutan. (**).

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY