Prof Dr. KH. Machasin, Ketum MUI DIY dan Drs. H. Wijan Al-Arifin, M.Pd,I, Sekum MUI DIY, menyampaikan SERUAN MAJELIS ULAMA INDONESIA, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, MENYONGSONG BULAN SUCI RAMADAN 1447 H / 2026 M, Nomor: 015/MUI-DIY/I/2026.

Yogyakarta, pinbasmui.com – Dalam rangka menyampaikan seruan dan imbauan kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat saat menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H / 2026 M, sekretariat MUI DIY menyampaikan informasi ke redaksi pinbasmui.com. Adapun isi informasi itu sebagai berikut:

  1. Awal Ramadan 1447 H pada tahun ini berpotensi terjadi perbedaan penetapan, seiring adanya perbedaan metode penentuan awal bulan dan sistem kalender yang digunakan. Oleh karena itu, kaum muslimin diimbau untuk menyikapinya dengan bijak dan dewasa, demi menjaga persatuan dan terciptanya suasana yang tenteram di tengah umat Islam.
  2. Penggunaan pengeras suara masjid dan mushala agar memperhatikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022, baik dari sisi volume maupun waktu penggunaannya, demi menjaga kenyamanan bersama.
  3. Materi tausiyah dan ceramah keagamaan diharapkan mampu meningkatkan iman dan takwa, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan di tengah umat.
  4. Kaum muslimin hendaknya berhati-hati dalam menerima berita, informasi, maupun ajakan yang berpotensi menyesatkan. Apabila terdapat persoalan terkait agama dan keagamaan, disarankan untuk berkonsultasi dengan MUI DIY atau lembaga/organisasi Islam yang berkompeten, guna menghindari penyimpangan akidah maupun syariah, termasuk melalui layanan media interaktif “Warga Bertanya, MUI Menjawab” pada website MUI.
  5. Umat Islam diimbau untuk tidak berlebihan dalam mempersiapkan menu berbuka puasa dan sahur, serta menghindari penyambutan Idulfitri yang terlalu konsumtif, agar tidak menimbulkan kemudaratan dan pemborosan.
  6. Takbir keliling diharapkan memperhatikan ketertiban lingkungan dan lalu lintas, serta menghindari hura-hura, agar suasana tetap khidmat dan sakral. Sangat dianjurkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan takbiran di masjid dan mushala.

Demikian seruan ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan pedoman bersama. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan keselamatan bagi kita semua.

Seruan itu disampaikan di Yogyakarta, 09 Sya’ban 1447 H/ 28 Januari 2026 M oleh DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA dan ditanda tangani oleh Ketua Umum, Prof. Dr. KH. Machasin, M.A. dan Sekretaris Umum, Drs. H. Wijdan Al-Arifin, M.Pd.I.

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY