Diklat Penceramah Kultum Ramadhan, dengan tema: Inkubasi Bisnis Syariah, dan sub tema: Mengenal 1001 Solusi Pemasaran Produk Halal UMKM Jamaah Masjid di Era Digital Marketing

Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesempatan untuk terus belajar, berikhtiar, dan beramal.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan utama dalam berdakwah, berakhlak, dan berbisnis secara jujur dan amanah.

Jamaah yang dirahmati Allah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, termasuk dalam urusan muamalah dan usaha.

Jamaah sekalian,

Ramadhan bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga bulan tarbiyah, bulan pendidikan, dan bulan penguatan umat—termasuk penguatan ekonomi jamaah masjid.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)

Salah satu bentuk manfaat terbesar hari ini adalah membantu jamaah masjid agar mandiri secara ekonomi melalui bisnis yang halal dan berkah.

Tantangan Dakwah dan UMKM di Era Digital

Hari ini, tantangan dakwah semakin kompleks.
Begitu pula tantangan UMKM jamaah masjid:

  • produk halal sudah banyak,
  • pelaku usaha semakin semangat,
  • tetapi pemasaran masih terbatas.

Sementara dunia sudah masuk ke era digital marketing,
era media sosial, marketplace, dan konten dakwah online.

Allah SWT berfirman:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan.”
(QS. Ali Imran: 104)

Ayat ini menegaskan bahwa dakwah harus terorganisir, terlatih, dan relevan dengan zamannya.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Di sinilah pentingnya Diklat Penceramah Kultum Ramadhan dengan tema:
Inkubasi Bisnis Syariah dan 1001 Solusi Pemasaran Produk Halal UMKM Jamaah Masjid.

Mengapa diklat ini penting?

  1. Penceramah bukan hanya menyampaikan ayat, tetapi juga solusi umat
  2. Kultum Ramadhan menjadi sarana literasi bisnis syariah
  3. Masjid menjadi pusat dakwah sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi
  4. UMKM jamaah masjid didampingi, diinkubasi, dan dicarikan solusi pemasarannya

Inilah dakwah yang membumi, dakwah yang solutif.

1001 Solusi Pemasaran Produk Halal

Jamaah sekalian,
1001 solusi itu bukan berarti rumit, tetapi banyak jalan kebaikan, di antaranya:

  • dakwah melalui konten digital yang jujur dan edukatif
  • kolaborasi antar UMKM jamaah masjid
  • promosi halal berbasis nilai kejujuran dan keberkahan
  • memanfaatkan media sosial sebagai ladang dakwah
  • menjadikan akhlak sebagai strategi marketing utama

Rasulullah SAW bersabda:

“Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada.” (HR. Tirmidzi)

Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah,
Mari kita sukseskan Ramadhan ini bukan hanya dengan banyaknya ceramah,
tetapi dengan lahirnya penceramah yang mencerahkan dan memberdayakan.

Semoga dari masjid:

  • lahir dai yang paham bisnis syariah,
  • tumbuh UMKM jamaah yang kuat dan halal,
  • dan terbangun ekosistem dakwah digital yang membawa keberkahan.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

KULTUM RAMADHAN
Tema: 1001 Cara Pemasaran Produk Halal UMKM Jamaah Masjid melalui Gerakan Dakwah Digital Marketing

Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, segala puji bagi Allah SWT yang telah melapangkan rezeki hamba-hamba-Nya, membuka pintu ikhtiar, dan mengajarkan kita cara hidup yang halal, thayyib, dan penuh keberkahan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam berdagang, berdakwah, dan membangun peradaban.

Jamaah yang dirahmati Allah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, termasuk dalam urusan muamalah dan usaha.

Jamaah sekalian,

Islam tidak memisahkan antara ibadah dan usaha. Bahkan, Rasulullah SAW bersabda:

“Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada.”
(HR. Tirmidzi)

Artinya, bisnis bukan sekadar mencari untung, tapi juga jalan dakwah dan ladang pahala.

Tantangan UMKM Hari Ini

Di zaman digital seperti sekarang, tantangan UMKM jamaah masjid bukan hanya produksi, tapi pemasaran.
Produk kita halal, kualitasnya baik, niatnya lurus—namun kalau tidak dikenal, maka tidak terbeli.

Allah SWT berfirman:

“Dan sampaikanlah dariku walau satu ayat.”
(HR. Bukhari)

Ayat ini bukan hanya tentang ceramah di mimbar, tapi juga menyampaikan nilai Islam melalui setiap aktivitas, termasuk melalui digital marketing.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Maka lahirlah gagasan Gerakan Dakwah Digital Marketing:
👉 berdakwah sambil berjualan,
👉 berjualan sambil menebar nilai Islam.

Inilah makna 1001 cara pemasaran produk halal, di antaranya:

  1. Konten jujur dan edukatif di WhatsApp, Instagram, dan marketplace
  2. Testimoni yang amanah, bukan berlebihan
  3. Cerita di balik produk: siapa pembuatnya, bagaimana niatnya
  4. Kolaborasi sesama jamaah masjid, saling promosi dan saling mendoakan
  5. Doa sebelum upload, niatkan sebagai ibadah
  6. Pelayanan yang ramah dan sabar, karena akhlak adalah marketing terbaik

Inilah dakwah yang hidup, dakwah yang membumi.

Gerakan 1001 Pelaku Usaha Dakwah Digital

Bayangkan jamaah sekalian,
jika 1001 UMKM jamaah masjid se-DIY:

  • serentak memasarkan produk halal
  • dengan niat ibadah
  • melalui dakwah digital yang santun dan jujur

Maka masjid tidak hanya makmur oleh shalat,
tetapi juga makmur oleh ekonomi umat.

Allah SWT berfirman:

“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”
(QS. Al-Baqarah: 275)

Ini isyarat kuat bahwa ekonomi halal adalah bagian dari perintah Allah.

Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah,
Mari kita niatkan:

  • setiap postingan sebagai sedekah
  • setiap transaksi sebagai ibadah
  • setiap keuntungan sebagai amanah

Semoga masjid menjadi pusat:
🕌 ibadah
📈 pemberdayaan UMKM
📲 dakwah digital yang mencerahkan

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Dr. Lukis Alam, SS, M.Eng, MSI, Dosen ITNY Yogyakarta.

Ust. Lukis Alam juga Pemilik usaha Catering Mataram Bu Putri Depok Sleman dampingan PINBAS MUI DIY

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY