Logo National Halal Fair 2026 (NHF26) KNEKS di KDEKS DIY pada 9 Februari s.. 20 Maret 2026

MENGAPA KITA PERLU MENDUKUNG SIAR, NATIONAL HALAL FAIR (NHF) 2026 KNEKS DI KDEKS DIY?

(Sinergi Dakwah Ekonomi Halal & Ramadhan Berkemajuan)


1️⃣ Karena Dakwah Islam Hari Ini Harus Menjawab Masalah Nyata Umat

Dakwah tidak berhenti pada:

  • halal–haram secara lisan,
  • atau ibadah ritual semata.

Tetapi menjawab kebutuhan nyata umat, terutama:

  • ekonomi keluarga, pendidikan keluarga, kesehatan keluarga.
  • usaha halal setiap anggota keluarga,
  • kemandirian UMKM jamaag masjid,
  • literasi keuangan bisnis syariah.

NHF 2026 adalah media dakwah ekonomi halal yang konkret, menjembatani nilai Islam dengan praktik kehidupan sehari-hari.

📖 “Agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.”
(QS. Al-Hasyr: 7)


2️⃣ Karena DIY Adalah Daerah Strategis Dakwah & Ekonomi Halal

DIY memiliki kekhasan:

  • basis umat Islam yang kuat,
  • banyak pesantren, masjid, dan ormas,
  • UMKM kreatif yang besar dan banyak jumlahnya,
  • masyarakat terbuka pada literasi ilmu.

KDEKS DIY menjadi titik temu ulama, umara, dan pelaku usaha (ABCGFM).
NHF di DIY bukan sekadar pameran, tapi etalase peradaban ekonomi halal se DIY.

Mendukung NHF berarti:
👉 menguatkan posisi DIY sebagai model ekonomi syariah berbasis budaya dan umat.


3️⃣ Karena Ramadhan Adalah Momentum Dakwah Paling Efektif

Rentang 9 Februari – 10 Maret 2026 adalah masa emas:

  • hati umat lembut, mudah diajak beribadah dan berbuat baik
  • masjid hidup, ideal sekali menyampaikan infomrasi di setiap masjid & mushalla
  • jamaah hadir, lebih banyak dari pada biasanya
  • semangat berbagi tinggi,

Menyatukan NHF dengan dakwah Ramadhan berarti:

  • literasi halal masuk masjid,
  • ekonomi bisnis syariah jadi materi kultum & kajian,
  • UMKM jamaah teredukasi saat semangat beramal.

Ini dakwah bil hikmah, bukan paksaan.


4️⃣ Karena Dakwah Harus Kontekstual: “Sesuai Sikond Masing-Masing”

Tidak semua masjid, dai, atau komunitas harus sama.

NHF memberi payung besar, sementara:

  • masjid → Ngaji UMKM, literasi halal
  • dai → materi dakwah ekonomi bisnis syariah
  • UMKM → praktik usaha halal
  • bank syariah → edukasi & pendampingan
  • komunitas → gerakan konsumsi halal, snack box halal, nasi box halal

Semua bergerak sesuai kapasitas, tapi satu arah.

👉 Berjamaah dalam visi, fleksibel dalam aksi.


5️⃣ Karena Ini Bukan Event, Tapi Gerakan Dakwah Ekonomi Bisnis

NHF bukan sekadar acara tahunan,
tetapi:

  • pemantik kesadaran halal,
  • penguat ekosistem,
  • jembatan kolaborasi (ABCGFM).

Ramadhan menjadi mesin penggerak awal,
pasca-Ramadhan dilanjutkan dengan:

  • Ngaji UMKM rutin,
  • koperasi masjid,
  • pendampingan usaha,
  • literasi keuangan syariah berkelanjutan.

6️⃣ Karena Ini Bagian dari Amanah Kebangsaan

KNEKS & KDEKS hadir untuk:

  • memperkuat ekonomi nasional,
  • menyejahterakan rakyat,
  • melalui jalan syariah yang adil.

Mendukung NHF berarti:
✔ dakwah Islam berkontribusi pada bangsa
✔ umat tidak hanya saleh spiritual, tapi juga mandiri ekonomi dan bisnisnya
Islam hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol


Penutup Dakwah

Mendukung dakwah siar NHF 2026 KNEKS di KDEKS DIY bukan soal ikut acara,
tetapi soal mengambil peran.

Di Ramadhan ini, mari:

  • dai menyuarakan ekonomi halal,
  • masjid menggerakkan jamaah,
  • UMKM dibina naik kelas,
  • umat disatukan dalam ikhtiar bersama.

Dakwah yang kuat adalah dakwah yang berdampak dan berkelanjutan.
Dan NHF adalah salah satu wasilahnya. Mari dukung adanya NHF26 di KDEKS DIY bersama sama

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Ngaji UMKM #7: Agar Ramadhan Tahun ini Lebih Baik dari Sebelumnya.

Dukung dakwah siar NHF26 dengan Ngaji UMKM bertema: Apa Yang Harus Dilakukan Takmir Masjid & Panitia Ramadhan Agar Lebih Baik Dari Tahun Lalu di Masjid kita masing masing.

1️⃣ Niatkan Ramadhan sebagai “Proyek Peradaban”, bukan Event

Ubah mindset:

  • ❌ hanya jadwal kultum & buka puasa
  • agenda pembinaan iman, ilmu, dan kemandirian umat. Caranya? Buat jawal materinya setiap kajian maghrib, isya dan shubuh, syukur dhuhur dan ashar

📌 Prinsip: Ramadhan harus meninggalkan jejak, bukan hanya kenangan.


2️⃣ Tetapkan Tema Besar Ramadhan Masjid setiap tahun apa

Contoh tema strategis:

  • Ramadhan Memakmurkan Masjid dan Jamaah
  • Masjid sebagai Pusat Ibadah dan Kemandirian Umat
  • Ramadhan Bangkitkan UMKM Jamaah
  • Ramadhan tahun ini fokus pendidikan jamaah masjid
  • Ramadhan tahun ini fokus kesehatan jamaah masjid
  • Ramadhan tahun ini fokus ekonomi bisnis jamaah masjid

Tema ini menjadi benang merah:

  • kultum maghrib, isya dan shubuh
  • kajian remaja masjid dan umum
  • kegiatan sosial remaja masjid dan umum
  • program pendidikan, kesehatan, ekonomi bisnis jamaah masjid

3️⃣ Susun Program dengan Pola PLAN – DO – CHECK – ACTION

Plan (Rencana)

  • Pemetaan jamaah (anak, remaja, ibu, UMKM, lansia)
  • Pemetaan potensi UMKM jamaah
  • Target Ramadhan (spiritual & sosial)

Do (Pelaksanaan)

  • Kultum tematik terarah
  • Ngaji UMKM rutin
  • Pasar takjil halal jamaah
  • Klinik zakat & keuangan bisnis syariah

Check (Evaluasi)

  • Absensi jamaah lewat WA atau finger print (yang paling rajin jamaah ke masjid dapat hadiah)
  • Respon & partisipasi
  • Dampak ekonomi/sosial

Action (Tindak Lanjut)

  • Program pasca-Ramadhan
  • UMKM binaan
  • koperasi masjid
  • komunitas jamaah aktif

4️⃣ Jadikan Kultum & Kajian Lebih Membumi

Kultum jangan hanya normatif, tapi:

  • menyentuh masalah nyata jamaah
  • memberi solusi sederhana
  • relevan dengan kehidupan sehari-hari

📌 Contoh tema:

  • Masjid Bukan Bank, tapi Penggerak Umat
  • Zakat yang Mengangkat, bukan Mengikat
  • UMKM Jamaah Naik Kelas

5️⃣ Libatkan UMKM Jamaah Secara Nyata

Bukan sekadar konsumsi, tapi pemberdayaan:

  • takjil dari UMKM jamaah masjid
  • bazar Ramadhan halal dari produk jamaah bukan pabrikan
  • katalog UMKM jamaah masjid
  • one product one masjid

Ini dakwah ekonomi bisnis jamaah, tanpa ceramah panjang.


6️⃣ Perkuat Literasi ZIS & Keuangan Bisnis Syariah

Ramadhan adalah momentum edukasi keuangan umat:

  • zakat produktif
  • infak berkelanjutan
  • nabung emas
  • koperasi konsumen halal

Masjid menjadi ruang belajar, bukan sekadar kotak amal.


7️⃣ Kolaborasi, Jangan Jalan Sendiri

Ajak:

  • BAZNAS / LAZ
  • Bank Syariah (Muamalat, BSI, dll)
  • DMI DIY, Kabupaten, Kecamatan
  • Komunitas UMKM & dai ekonomi bisnis syariah

📌 Masjid kuat karena berjamaah, bukan karena besar sendiri.


8️⃣ Siapkan Dokumentasi & Publikasi

Agar Ramadhan tidak hilang begitu saja:

  • catat kegiatan
  • foto & video sederhana
  • rilis singkat ke grup & media web yang dikelola untuk jamaah masjid

Ini menjadi:

  • bahan evaluasi
  • inspirasi masjid lain
  • amal jariyah dakwah

9️⃣ Fokus pada Keberlanjutan Pasca-Ramadhan

Tanya satu hal penting:

Apa yang tetap hidup setelah Ramadhan selesai?

Minimal satu:

  • Ngaji UMKM rutin
  • koperasi jamaah masjid
  • kelas tahsin berkelanjutan
  • komunitas relawan masjid
  • dan jangan sampai setelah ramahan gak ada yang mbekas satupun, satu saja apa?

Penutup

Ramadhan yang baik bukan yang paling ramai,
tapi yang paling berdampak. Setelah ramadhan jamaah masjid apa yang mau dilakukan

Jika Ramadhan:

  • iman naik,
  • jamaah rukun,
  • UMKM tumbuh,
  • masjid hidup,

maka itulah Ramadhan terbaik tahun ini dalam sejarah kita ikut makmurkan kegiatan jamaah masjid


Lakukan dan cek persiapannya dari sekarang:

  • Checklist kegiatan Ramadhan untuk Takmir Masjid dan panitia ramadhan
  • Buat Contoh paket program Ramadhan Masjid (selama 30 hari apa)
  • Buat Template TOR kegiatan Panitia Ramadhan
  • Buat tema dan Materi kultum Ramadhan PDF dan berikan ke setiap penceramah

30 TEMA KULTUM TARAWIH RAMADHAN

PEKAN 1 – PEMURNIAN IMAN & NIAT

(Hari 1–7)

  1. Ramadhan dan Pemurnian Niat Ibadah
  2. Puasa: Melatih Taqwa dalam Kehidupan Nyata
  3. Shalat Tarawih sebagai Penguat Disiplin Ruhani
  4. Al-Qur’an sebagai Petunjuk Hidup, bukan Sekadar Bacaan
  5. Masjid: Rumah Allah dan Rumah Umat
  6. Doa, Ikhtiar, dan Tawakal dalam Hidup Seorang Mukmin
  7. Menjadi Muslim yang Konsisten, bukan Musiman

PEKAN 2 – AKHLAK, SOSIAL, & KEPEDULIAN

(Hari 8–14)

  1. Akhlak Mulia sebagai Buah Puasa
  2. Menjaga Lisan dan Etika Sosial di Bulan Ramadhan
  3. Zakat, Infak, dan Sedekah: Membersihkan Harta & Jiwa
  4. Kepedulian Sosial sebagai Ciri Umat Terbaik
  5. Berjamaah dalam Ibadah dan Kehidupan
  6. Keadilan dan Kejujuran dalam Kehidupan Sehari-hari
  7. Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Sekitar (berdampak)

PEKAN 3 – KEMANDIRIAN & EKONOMI UMAT

(Hari 15–21)

  1. Rezeki Halal Jalan Keberkahan Hidup
  2. Masjid Bukan Bank, tapi Penggerak Umat
  3. Usaha Halal dan Tanggung Jawab Seorang Muslim
  4. UMKM Jamaah: Dari Bertahan Menuju Berkemajuan
  5. Zakat Produktif untuk Kemandirian Umat
  6. Literasi Keuangan Syariah untuk Keluarga Muslim
  7. Kerja Keras, Amanah, dan Profesional dalam Islam

PEKAN 4 – ISTIQAMAH & KEBERLANJUTAN

(Hari 22–30)

  1. Lailatul Qadar dan Amal Sepanjang Hayat
  2. Qiyamul Lail: Mendekatkan Diri kepada Allah
  3. Jangan Kendur Setelah Ramadhan
  4. Istiqamah: Amal Kecil tapi Konsisten
  5. Keluarga Sakinah Berbasis Iman dan Usaha Halal
  6. Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat
  7. Dari Mustahik Menjadi Muzakki
  8. Ramadhan sebagai Titik Balik Kehidupan
  9. Menutup Ramadhan dengan Syukur dan Tekad Perubahan (berdampak)

30 TEMA KULTUM SHUBUH RAMADHAN

PEKAN 1 – KESADARAN IMAN & AWAL PERUBAHAN

(Hari 1–7)

  1. Shalat Shubuh dan Kemenangan Seorang Mukmin
  2. Niat yang Benar di Awal Ramadhan
  3. Puasa dan Latihan Mengendalikan Diri
  4. Bangun Pagi, Bangun Iman
  5. Keutamaan Waktu Shubuh dalam Al-Qur’an
  6. Ramadhan sebagai Momentum Hijrah Diri
  7. Orang-orang yang Dijaga Allah di Waktu Pagi

PEKAN 2 – TAZKIYATUN NAFS & AKHLAK

(Hari 8–14)

  1. Puasa Membersihkan Hati dan Pikiran
  2. Menjaga Hati dari Iri, Dengki, dan Sombong
  3. Ikhlas: Amal Kecil Bernilai Besar
  4. Sabar dan Syukur dalam Setiap Keadaan
  5. Lisan yang Dijaga, Iman yang Terpelihara
  6. Akhlak Mulia sebagai Buah Ibadah
  7. Menjadi Muslim yang Menenangkan Sekitar

PEKAN 3 – ISTIQAMAH & TANGGUNG JAWAB HIDUP

(Hari 15–21)

  1. Istiqamah: Amal Sedikit tapi Terus
  2. Amanah dalam Keluarga dan Pekerjaan
  3. Kerja Keras sebagai Bagian dari Ibadah
  4. Rezeki Halal dan Ketenangan Jiwa
  5. Disiplin Waktu dalam Perspektif Islam
  6. Tanggung Jawab Sosial Seorang Mukmin
  7. Masjid dan Pembinaan Karakter Jamaah

PEKAN 4 – AKHIR RAMADHAN & KEBERLANJUTAN AMAL

(Hari 22–30)

  1. Malam-malam Akhir Ramadhan dan Harapan Ampunan
  2. Lailatul Qadar: Lebih Baik dari Seribu Bulan
  3. Qiyamul Lail dan Kekuatan Doa
  4. Jangan Kendur Setelah Ramadhan
  5. Tanda Diterimanya Amal Ramadhan
  6. Dari Ramadhan Menuju Istiqamah
  7. Menjadi Hamba yang Bersyukur
  8. Menutup Ramadhan dengan Muhasabah
  9. Memulai Hidup Baru Pasca-Ramadhan

30 TEMA KULTUM MAGHRIB

(TAKJILAN JELANG BUKA RAMADHAN)**

PEKAN 1 – MENATA NIAT & KESABARAN

(Hari 1–7)

  1. Menunggu Adzan, Menjaga Niat Puasa
  2. Sabar Sebentar, Pahala Besar
  3. Puasa Melatih Pengendalian Diri
  4. Doa Orang Berpuasa Menjelang Berbuka
  5. Menyegerakan Berbuka sebagai Sunnah
  6. Berbuka dengan yang Halal dan Thayyib
  7. Syukur atas Nikmat yang Sederhana

PEKAN 2 – DOA, SYUKUR, & KEPEDULIAN

(Hari 8–14)

  1. Waktu Mustajab Menjelang Maghrib
  2. Berbagi Takjil, Menyebar Kebahagiaan
  3. Sedekah Tidak Mengurangi Harta
  4. Menghargai Makanan dan Tidak Berlebihan
  5. Puasa Mengajarkan Empati
  6. Berbuka Bersama, Menguatkan Ukhuwah
  7. Nikmat Sehat yang Sering Terlupa

PEKAN 3 – AKHLAK & KEHIDUPAN SEHARI-HARI

(Hari 15–21)

  1. Menjaga Lisan Saat Lapar dan Haus
  2. Puasa dan Etika Sosial
  3. Rezeki Halal Membawa Ketenangan
  4. Kesederhanaan dalam Berbuka
  5. Orang yang Memberi Makan Orang Berpuasa
  6. Masjid sebagai Tempat Berbagi
  7. Puasa dan Kejujuran

PEKAN 4 – AKHIR RAMADHAN & HARAPAN

(Hari 22–30)

  1. Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
  2. Harapan Ampunan di Waktu Berbuka
  3. Doa yang Tidak Tertolak
  4. Berbuka dan Muhasabah Diri
  5. Menutup Hari dengan Syukur
  6. Jangan Sia-siakan Ramadhan
  7. Berbuka, Lalu Bangkit Beribadah
  8. Tanda Puasa yang Diterima
  9. Ramadhan: Sebentar tapi Bermakna (berdampak).

By MUI PINBAS

PINBAS MUI DIY, pusat inkubasi bisnis syariah. Sebuah lembaga yang kegiatannya mendampingi pelaku usaha UMKM dan Koperasi syariah serta media preneur terutama di DIY