
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kita kesehatan, nikmat iman, dan kesempatan untuk berkumpul di rumah Allah yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, teladan terbaik dalam kehidupan.
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Di era digital seperti sekarang, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan kita — termasuk cara kita berdakwah dan berwirausaha. UMKM jamaah masjid memiliki potensi besar apabila kita mampu memahami digital marketing bukan sebagai trend, melainkan sebagai alat dakwah dan keberkahan ekonomi.
1. UMKM Sebagai Bagian Dakwah dan Kemandirian Ekonomi
Rasulullah SAW mengajarkan kita nilai kekuatan ekonomi, kehormatan diri, dan bermanfaat untuk umat. Ketika jamaah masjid berwirausaha, sejatinya kita sedang menegakkan:
✔ martabat keluarga,
✔ kemandirian ekonomi,
✔ dan pendidikan nilai produktif kepada generasi muda.
Allah berfirman:
“…dan tegakkanlah hukum dengan adil kerana Allah mencintai orang-orang yang adil.”
(QS. Al-Ma’idah: 8)
Walaupun konteks ayat ini lintas tema, semangat keadilan dan kebermanfaatan ini termasuk dalam memberi nilai tambah melalui usaha yang halal dan dibarokahi.
2. Digital Marketing: Jalan Baru Membawa Berkah
Digital marketing bukan sekadar promosi online — ini adalah sarana dakwah ekonomi. Dengan WhatsApp, Instagram, TikTok, marketplace, dan website masjid:
📌 Produk UMKM jamaah bisa dilihat, dipahami, dan dibeli oleh banyak orang.
📌 Cerita kebaikan di balik produk (nilai syariah, manfaat sosial, story masjid) bisa tersampaikan lebih luas.
📌 Transaksi yang cepat, transparan, dan profesional membangun kepercayaan masyarakat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah mencintai bila seseorang di antara kalian melakukan pekerjaan maka dilakukannya dengan itqan (profesional)…”
(muttafaqun ‘alaih)
Artinya, bekerja profesional adalah bagian dari ibadah.
3. Nilai-Nilai yang Harus Kita Kukuhkan
Agar digital marketing membawa keberkahan, jamaah UMKM harus menanamkan 3 nilai utama:
✨ Halal dan thoyyib — produk yang menyehatkan dan berkualitas.
✨ Jujur dalam komunikasi — deskripsi, harga, foto, testimoni.
✨ Etika digital — santun dalam komentar, ramah dalam layanan, cepat dalam respon.
4. Langkah Praktis yang Bisa Dimulai Sekarang
📍 Buat akun UMKM di platform digital (WA Business, Instagram, Tiktok Shop).
📍 Gunakan foto produk yang jelas dan cerita nilai manfaatnya.
📍 Kolaborasi dengan masjid untuk paket kurban / oleh-oleh jamaah.
📍 Ajak jamaah ikut share & testimoni sebagai dukungan sosial.
Dengan begitu, UMKM jamaah masjid bukan sekadar menjual barang — tapi mengajak turunannya untuk berkembang bersama, mendukung ekonomi umat, dan menegakkan kebaikan.
5. Penutup
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Mari jadikan digital marketing sebagai wasilah dakwah yang membawa UMKM jamaah masjid tumbuh mengakar, berdaya, dan diberkahi. Karena pada hakikatnya, setiap langkah usaha yang kita lakukan untuk kebaikan adalah bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT.
Semoga Allah mudahkan langkah kita, berkahi usaha kita, dan jadikan UMKM jamaah masjid sebagai pionir ekonomi yang mulia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
